Sembilan pemenang dunia yang dilahirkan perkumpulan yang muncul di Jakarta 21 Februari 1951 ini hadir. Ade Chandra, Verawaty Fajrin, Icuk Sugiarto, Joko Suprianto, Ricky Soebagdja, Rexy Mainaky, Hendrawan, Nova Widianto, dan Lilyana Natsir bertemu balik dengan para tanda pemain, pelatih, dan pengurus Tangkas. Suasana begitu suam dan semarak.
“Kita bahagia dan akbar hati dapat bertemu balik dengan pemain, pelatih, dan pengurus Tangkas lagi,” kata Rexy, yang spesial hadir dari Malaysia.
Menurut Ketua Umum PB Tangkas Alfamart, Justian Suhandinata, dengan segenap keterbatasan funding yang dimiliki, Tangkas bakal konstan solid memegang keterikatan akan melahirkan para juara, sekalian mengangkat balik daulat bulu mematahkan Indonesia.
“Lewat agenda ini pun aku sampaikan ucapan dapat asih terhadap seantero famili akbar Tangkas, para tamu, dan juga promotor yang iring mendukung kemajuan performa perkumpulan kebanggaan ini,” ucap Justian.
Di mata Deputy President BWF Paisan Rangsikitpho, apa yang sudah dilakukan Tangkas ini merupakan rekor tersendiri. Menurutnya, performa melahirkan 9 pemenang dunia dan merebut 4 tanda jasa Olimpiade berat disamai identik perkumpulan mana pun di dunia ini.
Dalam agenda itu, diserahkan apresiasi terhadap 9 pemenang dunia dan 4 peraih tanda jasa Olimpiade. Khusus terhadap Taty Sumirah, pemain yang merebut Piala Uber 1975, memperoleh ekstra Rp 25 juta. Diserahkan kembali apresiasi terhadap Sinar Mutiara Tegal, Kusuma Klaten, PB Pisok Manado.
Pada kesempatan yang identik diluncurkan bacaan Baktiku Bagi Indonesia setebal 498 halaman, yang ditulis identik jurnalis Sbobet, Broto Happy W.